Skip to main content

Kabar Gembira Buat Ojol! Perpres 27 Tahun 2026 Resmi Terbit Potongan Resmi Tinggal 8 Persen


Federasi Serikat Pengemudi Daring Indonesia Gelar Doa Bersama Sambut Perpres Nomor 27 Tahun 2026 untuk Ojol

Jakarta, 11 Mei 2026 — Kabar gembira datang bagi jutaan pengemudi ojek online (ojol) di seluruh Indonesia. Pemerintah resmi menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 yang mengatur batas maksimal potongan komisi aplikator menjadi hanya 8 persen.

Melalui aturan tersebut, para pengemudi ojol disebut akan menerima hingga 92 persen pendapatan dari total perjalanan mereka. Kebijakan ini dinilai sebagai tonggak sejarah baru dalam perjuangan kesejahteraan pengemudi online di Indonesia.

Sebagai bentuk rasa syukur atas terbitnya regulasi tersebut, dipimpin Deputy Presiden Federasi Serikat Pengemudi Daring Indonesia (FSPEED) menggelar kegiatan Doa Bersama Ojol pada Minggu, 10 Mei 2026 pagi di Kedai Kopi Besok Pagi, Jakarta.

Di tempat terpisah, Presiden Federasi Serikat Pengemudi Daring, Bang Budiman menyampaikan rasa syukur atas Perpres No 27 ini. Menurutnya salah satu perjuangan potongan tarif buat Driver Online terpenuhi. Namun menurutnya ini baru satu dari beberapa tuntutan yang ada. 

"Kami dari FSpeed masih terus mengawal implementasi penerapan potongan 8%, jaminan sosial dan status sebagai pekerja platform digital" Ujar Bang Budiman.

Dalam keterangannya, jajaran pengurus FSPEED menyampaikan harapan agar aturan tersebut dapat dijalankan secara penuh tanggung jawab oleh seluruh pihak, baik pemerintah maupun perusahaan aplikator.

“Kami berharap seluruh pihak, baik pemerintah maupun perusahaan aplikator, dapat menjalankan amanat Perpres ini dengan penuh tanggung jawab demi terciptanya ekosistem transportasi online yang adil, sehat, dan berkelanjutan,” ujar Presiden FSPEED.

Ia juga menegaskan bahwa perjuangan belum selesai meskipun regulasi telah diterbitkan.

“Perpres ini adalah langkah besar untuk kesejahteraan pengemudi. Namun perjuangan belum selesai. FSPEED akan terus mengawal implementasinya agar hak-hak pengemudi benar-benar terlindungi,” tambahnya.

Tonggak Sejarah Baru Kesejahteraan Ojol

FSPEED menilai Perpres yang resmi ditandatangani Presiden pada 1 Mei 2026 tersebut menjadi tonggak penting dari perjuangan panjang para pengemudi ojol di Indonesia. Dengan adanya payung hukum baru ini, diharapkan kesejahteraan para mitra driver dapat meningkat sekaligus memberikan perlindungan sosial yang lebih memadai.

Berdasarkan rilis yang diterima redaksi Radarmedan.com pada Senin (11/5/2026), kegiatan doa bersama berlangsung penuh haru dan rasa syukur. Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus FSPEED, Deputy Presiden serta rekan-rekan pengemudi online dari berbagai wilayah.

Empat Poin Pernyataan Sikap FSPEED Terkait Perpres 27 Tahun 2026

Dalam kesempatan tersebut, FSPEED juga menyampaikan empat poin pernyataan sikap terkait penerbitan Perpres Nomor 27 Tahun 2026, yaitu:

1. Syukur Kepada Tuhan Yang Maha Kuasa

FSPEED mengucapkan rasa syukur atas keluarnya Perpres yang telah lama menjadi harapan bagi jutaan pengemudi online di Indonesia.

2. Apresiasi Kepada Pemerintah dan Pejuang Ojol

FSPEED menyampaikan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, jajaran pemerintah, serikat, wadah, aliansi, dan seluruh rekan-rekan driver yang terus mengawal aspirasi hingga menjadi kebijakan resmi.

3. Pengawasan Ketat Biaya Tersembunyi

FSPEED menegaskan akan terus mengawasi implementasi Perpres di lapangan agar tidak muncul praktik biaya tersembunyi atau hidden fee dari aplikator yang dinilai dapat merugikan pengemudi.

4. Dorongan Undang-Undang Pekerja Platform

FSPEED juga mendesak pemerintah untuk melanjutkan langkah pembentukan Undang-Undang Pekerja Platform Digital guna menjamin hak, kesejahteraan, perlindungan, dan kepastian hubungan kerja yang lebih manusiawi bagi para pengemudi online.

FSPEED berharap pemberlakuan Perpres Nomor 27 Tahun 2026 dapat segera direalisasikan dan diterapkan oleh seluruh perusahaan aplikator transportasi online yang beroperasi di Indonesia tanpa terkecuali.

Dengan semangat kebersamaan, FSPEED menegaskan komitmennya untuk terus bersama para pengemudi ojol demi terciptanya Indonesia yang lebih maju dan berkeadilan bagi pekerja platform digital.

Comments

Popular posts from this blog

DPD FSPEED Depok Gelar Aksi Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Sumatera

DPD FSPEED Depok   Gelar Aksi Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Sumatera  Depok, 7 Desember 2025 - Sebagai bentuk kepedulian terhadap saudara-saudara sebangsa yang tertimpa musibah bencana alam di Sumatra, Federasi Serikat Pengemudi Daring Indonesia DPD Depok (DPD FSPEED Depok ) menggelar aksi penggalangan donasi selama sepekan, mulai dari 30 November hingga 7 Desember 2025. Kegiatan ini berlangsung di dua titik strategis, yakni Lampu Merah Margonda dan Cisalak, Depok . Dalam aksi ini, para pengemudi ojek yang tergabung dalam DPD FSPEED Depok  melakukan penggalangan dana langsung kepada pengguna jalan yang melintas di lampu merah (ngecrek), serta mengumpulkan pakaian layak pakai dari masyarakat. Seluruh hasil donasi dan pakaian yang terkumpul kemudian disalurkan melalui Lembaga Penyaluran Bantuan Bencana untuk Sumatera yang kemudian diteruskan kepada para korban bencana di Sumatra . Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh DPD FSPEED Depok , anta...

Tak Ada Kata Terlambat: Kisah Abdul Manaf, Ojol yang Raih Sarjana di Usia 52 Tahun

Di balik helm hijau dan jaket lusuh seorang pengemudi ojek daring, tersimpan kisah luar biasa tentang keteguhan hati, cinta keluarga, dan keyakinan bahwa pendidikan adalah jalan menuju martabat. Dialah Abdul Manaf , pria kelahiran Jombang, 5 April 1973 , yang akhirnya lulus sebagai Sarjana Ekonomi pada 15 September 2025 dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) GICI Business School Depok — setelah menempuh perjalanan pendidikan selama lebih dari dua dekade. Awal Perjuangan: Mimpi yang Sempat Terhenti Manaf mulai kuliah pada tahun 1998. Namun, nasib belum berpihak. Ia harus berpindah-pindah kampus karena tidak mampu membayar biaya kuliah . Beberapa kali mencoba peruntungan di kampus berbeda — STAI Al-Hikmah Jakarta , STIE Tunas Patria Depok , dan STAI Salahudin Alayubi Rawamangun — tapi semuanya hanya bertahan satu semester. “Bukan karena saya malas, tapi memang tak punya biaya. Saat anak mulai masuk sekolah dan kuliah, saya pilih berhenti dan fokus ke mereka,” ujarnya. Abdul Man...

FSpeed Berangkatkan Puluhan Ojol Mudik Gratis Rute Jakarta–Surabaya

Jakarta, 17 Maret 2026 — Federasi Serikat Pengemudi Daring (FSpeed) resmi memberangkatkan program Ojol Mudik Bareng FSpeed 2026 pada Selasa pagi (17/3). Kegiatan ini menjadi momen bersejarah karena merupakan kali pertama FSpeed mengadakan mudik gratis bagi anggotanya. Pemberangkatan dilakukan tepat pukul 10.00 WIB dari sekretariat FSpeed di depan Universitas Pancasila. Sebanyak 45 peserta yang terdiri dari pengemudi ojek online beserta keluarga tampak antusias mengikuti program ini. Perjalanan mudik menggunakan bus pariwisata dengan rute panjang dari Jakarta menuju Surabaya. Adapun jalur yang ditempuh melalui jalur selatan, melintasi: Cirebon, Purwokerto, Wates, Yogyakarta, Solo, Madiun, Mojokerto, Terminal Bungurasih Surabaya. Penanggung jawab kegiatan, Cang Tarman, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas terselenggaranya program ini. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras, serta dukungan dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesi...