Presiden Federasi Serikat Pengemudi Daring Indonesia (FSpeed), Budiman Sudardi mengatakan, pengemudi ojol memahami wacana kebijakan ini memiliki tujuan baik untuk efisiensi dan pengurangan kemacetan. "Namun, kebijakan ini dapat menekan jumlah pesanan ojol, khususnya pada hari kerja yang biasanya menjadi puncak mobilitas masyarakat," jelasnya kepada Kontan, Selasa (24/3/2026). Budiman bilang, biasanya setelah libur Lebaran langsung terjadi penyesuaian aktivitas pesanan. Namun, setidaknya hingga hari ini, peningkatan jumlah pesanan belum terlihat. Penurunan pendapatan, lanjutnya, akan makin terasa jika rencana kebijakan WFH/WFA ini direalisasikan. https://industri.kontan.co.id/news/kebijakan-wfh-satu-hari-sepekan-bisa-tekan-pendapatan-pengemudi-ojol-hingga-20