Jakarta, 17 Maret 2026 — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) resmi melepas program mudik gratis bagi para pekerja dan buruh pada Selasa (17/3/2026) di Kantor Kemenaker, Jalan Gatot Subroto, Jakarta. Pelepasan dilakukan langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan, Prof. Yasserli.
Program mudik gratis ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memberikan fasilitas transportasi yang aman, nyaman, dan selamat bagi para pekerja menjelang Hari Raya, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, serikat pekerja, dan mitra industri.
Sebanyak 11 bus diberangkatkan dalam program tersebut melalui kolaborasi dengan sejumlah serikat pekerja, di antaranya SPSI, SPETA, RTRM, FSKep, Aspirasi, dan KASBI. Federasi Serikat Pengemudi Daring (FSPEED) turut berkontribusi dengan menyediakan tiga bus mudik gratis yang diperuntukkan bagi pengemudi ojek online.
Perwakilan FSPEED yang hadir dalam kegiatan ini antara lain Deputy Presiden FSPEED Abah Yanto, Sekjen FSPEED Akmal Prasetyo, dan Bid data dan informasi Pepen Supendi.
Selain itu, acara juga dihadiri oleh para pimpinan dan ketua serikat pekerja lainnya, termasuk perwakilan SPETA serta organisasi buruh lainnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat, Hadir pula jajaran pimpinan Kementerian Ketenagakerjaan , Stafsus Menaker Bapak Indra dan termasuk Sekretaris Jenderal dan Inspektur Jenderal, serta perwakilan mitra dari berbagai perusahaan.
Program ini didukung oleh sejumlah mitra strategis, antara lain BPJS Ketenagakerjaan, HM Sampoerna, Bank Negara Indonesia, PLN, Bank Rakyat Indonesia, dan Taspen.
Rangkaian acara diawali dengan penyampaian laporan pelaksanaan program mudik gratis oleh Direktur Jenderal Kemenaker. Selanjutnya, Menteri Ketenagakerjaan memberikan sambutan sekaligus secara simbolis melepas keberangkatan peserta mudik.
Dalam sambutannya, Prof. Yasserli menegaskan bahwa program ini mengusung tema “Mudik Aman, Mudik Nyaman, Mudik Selamat” sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik bagi para pekerja.
Selain program mudik gratis, Kemenaker juga telah mengeluarkan Surat Edaran terkait pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi pekerja dan buruh. Untuk memastikan pelaksanaannya berjalan optimal, pemerintah membuka Posko THR yang mulai beroperasi sejak H-14 sebelum Hari Raya.
Posko tersebut menyediakan layanan konsultasi dan pengaduan terkait pembayaran THR. Hingga saat ini, tercatat hampir 2.000 pertanyaan dan konsultasi telah masuk dari para pekerja yang membutuhkan informasi maupun bantuan terkait pemenuhan hak mereka.
Melalui program ini, Kementerian Ketenagakerjaan berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi para pekerja sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, serikat pekerja, dan dunia usaha dalam mewujudkan kesejahteraan tenaga kerja di Indonesia.
#mudik_gratis
#Kemenaker
#bhr
#



.jpg)

Comments
Post a Comment