Ratusan pengemudi online yang tergabung dalam Federasi Serikat Pengemudi Daring Indonesia (FSPEED) turut ambil bagian dalam aksi Hari Kebangkitan Nasional (HARKITNAS) 2026 yang digelar pada Rabu, 20 Mei 2026, di kawasan Gelora Senayan tepatnya di depan Gedung DPR RI, Jakarta.
Aksi tersebut menjadi momentum bagi para pekerja platform digital untuk menyampaikan aspirasi dan tuntutan kepada pemerintah terkait perlindungan hukum, kesejahteraan, dan masa depan driver online di Indonesia. Dengan membawa spanduk, poster, dan atribut organisasi, massa aksi menyuarakan pentingnya persatuan nasional serta penegakan Pasal 33 UUD 1945 yang menekankan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Dalam aksi tersebut, para peserta menyampaikan sejumlah tuntutan utama, di antaranya:
- Negara wajib mengeluarkan Undang-Undang Pelindung Pekerja Platform Digital.
- Segera memberlakukan potongan tarif aplikasi maksimal 5 persen.
- Memberikan jaminan kerja, jaminan sosial, dan jaminan hari tua bagi driver online.
- Melibatkan driver online dalam setiap pengambilan kebijakan yang berkaitan dengan pekerja platform digital.
Dari pihak FSPEED, aksi dihadiri oleh Deputy Presiden FSPEED, Abah Yanto, bersama sekitar 170 anggota FSPEED dari berbagai daerah. Kehadiran mereka menunjukkan soliditas dan semangat perjuangan driver online dalam memperjuangkan hak-haknya secara kolektif dan konstitusional.
Dalam keterangannya, Abah Yanto menegaskan bahwa perjuangan driver online bukan semata persoalan tarif, tetapi juga menyangkut masa depan dan kepastian hidup para pekerja platform digital. Menurutnya, negara harus hadir memberikan perlindungan hukum yang jelas agar para driver tidak terus berada dalam posisi rentan.
“Kami ingin negara hadir melindungi pekerja platform digital. Driver online selama ini berkontribusi besar terhadap perekonomian, namun belum mendapatkan perlindungan yang layak. Momentum Hari Kebangkitan Nasional ini menjadi pengingat bahwa persatuan dan perjuangan bersama harus terus dijaga,” ujarnya.
Selain FSPEED, aksi tersebut juga dihadiri oleh Presiden ASPEK, Bang Rusdi, serta sejumlah tokoh buruh dan elemen pekerja lainnya yang menyatakan dukungannya terhadap perjuangan driver online di Indonesia.
Kegiatan aksi berlangsung tertib dengan agenda utama penyampaian aspirasi kepada pemerintah dan DPR RI. Massa berharap tuntutan yang disampaikan dapat segera ditindaklanjuti melalui kebijakan nyata yang berpihak kepada pekerja platform digital demi terciptanya keadilan sosial dan kesejahteraan bersama.






Comments
Post a Comment