Skip to main content

Asosiasi FSpeed Minta Perpres Ojol Memuat Kejelasan Status Pengemudi

 

Kutipan Media :

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Para mitra atau pengemudi ojek online (ojol) masih menanti penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) Ojol.

Salah satu asosiasi pengemudi ojol, Federasi Serikat Pengemudi Daring Indonesia (FSpeed) meminta Perpres Ojol turut memuat kejelasan status para pengemudi agar diakui sebagai pekerja platform digital.

"Di mana, ini merupakan kelas pekerja baru yang lahir dari perkembangan teknologi dan digitalisasi," kata Presiden FSpeed Budiman Sudardi kepada Kontan, Kamis (12/2/2026).

Selain itu, Budiman menegaskan, para anggota asosiasi menuntut jaminan sosial berupa proteksi asuransi pengemudi yang sepenuhnya ditanggung platform aplikator.

FSpeed juga kembali menegaskan desakan penurunan potongan biaya platform ke maksimal 10%.

"Kami butuh perlindungan, bukan pembatasan. Di sini lah perlu aturan pemerintah yang tegas," imbuhnya.

Bila hasil Perpres nantinya tak sesuai harapan, Budiman mengatakan asosiasi akan meminta adanya dialog dan advokasi dengan pemerintah atau Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Jika perlu, asosiasi tak segan untuk melakukan aksi turun ke jalan.

Ia menambahkan, FSpeed berharap pemerintah selalu mendengar dan melibatkan para pengemudi ojol dalam kebijakan yang berkaitan dengan pengemudi.

"Mengeluarkan regulasi yang mengikat, bukan sekedar imbauan atas aturan sementara. Pemerintah juga perlu mengawasi implementasi di lapangan nanti dengan tegas," tandas Budiman.

Comments

Popular posts from this blog

DPD FSPEED Depok Gelar Aksi Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Sumatera

DPD FSPEED Depok   Gelar Aksi Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Sumatera  Depok, 7 Desember 2025 - Sebagai bentuk kepedulian terhadap saudara-saudara sebangsa yang tertimpa musibah bencana alam di Sumatra, Federasi Serikat Pengemudi Daring Indonesia DPD Depok (DPD FSPEED Depok ) menggelar aksi penggalangan donasi selama sepekan, mulai dari 30 November hingga 7 Desember 2025. Kegiatan ini berlangsung di dua titik strategis, yakni Lampu Merah Margonda dan Cisalak, Depok . Dalam aksi ini, para pengemudi ojek yang tergabung dalam DPD FSPEED Depok  melakukan penggalangan dana langsung kepada pengguna jalan yang melintas di lampu merah (ngecrek), serta mengumpulkan pakaian layak pakai dari masyarakat. Seluruh hasil donasi dan pakaian yang terkumpul kemudian disalurkan melalui Lembaga Penyaluran Bantuan Bencana untuk Sumatera yang kemudian diteruskan kepada para korban bencana di Sumatra . Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh DPD FSPEED Depok , anta...

Tak Ada Kata Terlambat: Kisah Abdul Manaf, Ojol yang Raih Sarjana di Usia 52 Tahun

Di balik helm hijau dan jaket lusuh seorang pengemudi ojek daring, tersimpan kisah luar biasa tentang keteguhan hati, cinta keluarga, dan keyakinan bahwa pendidikan adalah jalan menuju martabat. Dialah Abdul Manaf , pria kelahiran Jombang, 5 April 1973 , yang akhirnya lulus sebagai Sarjana Ekonomi pada 15 September 2025 dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) GICI Business School Depok — setelah menempuh perjalanan pendidikan selama lebih dari dua dekade. Awal Perjuangan: Mimpi yang Sempat Terhenti Manaf mulai kuliah pada tahun 1998. Namun, nasib belum berpihak. Ia harus berpindah-pindah kampus karena tidak mampu membayar biaya kuliah . Beberapa kali mencoba peruntungan di kampus berbeda — STAI Al-Hikmah Jakarta , STIE Tunas Patria Depok , dan STAI Salahudin Alayubi Rawamangun — tapi semuanya hanya bertahan satu semester. “Bukan karena saya malas, tapi memang tak punya biaya. Saat anak mulai masuk sekolah dan kuliah, saya pilih berhenti dan fokus ke mereka,” ujarnya. Abdul Man...

FSpeed Berangkatkan Puluhan Ojol Mudik Gratis Rute Jakarta–Surabaya

Jakarta, 17 Maret 2026 — Federasi Serikat Pengemudi Daring (FSpeed) resmi memberangkatkan program Ojol Mudik Bareng FSpeed 2026 pada Selasa pagi (17/3). Kegiatan ini menjadi momen bersejarah karena merupakan kali pertama FSpeed mengadakan mudik gratis bagi anggotanya. Pemberangkatan dilakukan tepat pukul 10.00 WIB dari sekretariat FSpeed di depan Universitas Pancasila. Sebanyak 45 peserta yang terdiri dari pengemudi ojek online beserta keluarga tampak antusias mengikuti program ini. Perjalanan mudik menggunakan bus pariwisata dengan rute panjang dari Jakarta menuju Surabaya. Adapun jalur yang ditempuh melalui jalur selatan, melintasi: Cirebon, Purwokerto, Wates, Yogyakarta, Solo, Madiun, Mojokerto, Terminal Bungurasih Surabaya. Penanggung jawab kegiatan, Cang Tarman, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas terselenggaranya program ini. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras, serta dukungan dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesi...