Terharu! Berawal dari Pinjam Beras 1 Kg, SPEED Turun Tangan Bantu Anak Istimewa & Pejuang Leukimia di Bandar Lampung
Bandar Lampung — Kisah mengharukan datang dari seorang ibu yang memiliki empat orang anak, salah satunya adalah Ananda Putri, anak istimewa yang mengidap lumpuh otak. Berawal dari curhatan sang orang tua yang berniat meminjam beras satu kilogram kepada tetangga namun tidak satu pun yang bisa membantu, kisah ini akhirnya mengetuk hati para relawan untuk turun tangan.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 27 Januari 2026, dan menjadi awal dari aksi kemanusiaan Speed Peduli Anak Istimewa & Leukimia yang dilaksanakan di Rumah Singgah Tanjung Senang, Bandar Lampung, serta di kediaman Ananda Putri.
Mendengar kabar tersebut, para relawan segera bergerak. Alhamdulillah, informasi ini sampai kepada Lazdai yang langsung turun ke kediaman Ananda Putri untuk memberikan bantuan berupa beras dan mie instan. Tidak berhenti di situ, pada malam harinya, relawan RS Abdul Muluk (RSAM) bersama anggota SPEED kembali turun langsung memberikan bantuan tambahan berupa pampers dan perlengkapan tidur basah untuk Ananda Putri.
Kegiatan kemanusiaan ini dihadiri oleh:
- Ketua FSpeed Bandar Lampung, Kak Mai Susilawati
- Wakil Ketua Samsul
- Bendahara Dwi Sapta
- Anggota Galio Thatoko
- Relawan RS Abdul Muluk Arif Sanjaya
- Serta relawan dari Rumah Singgah, Mama Wawa
Rangkaian kegiatan diawali dengan kunjungan silaturahmi ke Rumah Singgah Tanjung Senang, bertemu dan menyapa adik-adik pejuang leukimia dan HD. Setelah itu, rombongan melanjutkan kunjungan ke rumah Ananda Putri yang mengidap lumpuh otak atau yang akrab disebut sebagai “anak istimewa”.
Dalam keterangannya, Mai Susilawati, Koordinator Daerah SPEED Bandar Lampung, menyampaikan rasa harunya:
“Sangat menyentuh, Pak. Hati siapa yang tidak terenyuh mendengar kisah orang tua dari empat anak ini. Kisah ini memberikan bekas yang sangat mendalam dan menambah rasa syukur saya kepada Allah SWT. Sepanjang perjalanan saya dan teman-teman SPEED selalu bersyukur atas nikmat yang Allah limpahkan kepada kami.”
Ia juga menambahkan bahwa SPEED bersama URC Legend bertekad untuk membantu memfasilitasi pengobatan Ananda Putri yang sudah lama terhenti.
“Kami berniat membantu memfasilitasi Ananda Putri untuk keperluan berobatnya, mulai dari ambulans hingga pendampingan selama di rumah sakit, mengingat keterbatasan orang tuanya,” lanjutnya.
Yang lebih menyentuh, saat kunjungan tersebut, para relawan mendapati botol susu Ananda Putri sudah dalam kondisi tidak layak pakai, menjadi bukti betapa beratnya kondisi ekonomi keluarga ini.
Aksi ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa di sekitar kita masih banyak saudara yang membutuhkan uluran tangan. SPEED kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan bergerak membantu sesama, khususnya anak-anak istimewa dan para pejuang penyakit berat.
Semoga langkah kecil ini menjadi jalan kebaikan yang terus mengalir dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk peduli.
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
Comments
Post a Comment