Skip to main content

Berdirinya Federasi Serikat Pengemudi Daring Indonesia (FSPEED) Perjalanan Perjuangan Pengemudi Daring di Indonesia

Awal Mula SPEED

Perjalanan perjuangan pengemudi daring di Indonesia dimulai jauh sebelum FSPEED terbentuk.

Sejak 10 Oktober 2018, gagasan awal organisasi pengemudi daring mulai dibincangkan dalam pertemuan perdana yang menjadi cikal bakal SPEED — organisasi yang kemudian tumbuh sebagai wadah aspirasi para pengemudi platform digital.

Pembentukan SPEED

Pada 9 Maret 2019, SPEED resmi dibentuk dengan struktur kepengurusan awal sebagai berikut:

  • Koordinator Nasional (Kornas): Suhariyanto
  • Wakil: Andi Wijaya
  • Sekretaris: Wantoro

Transformasi kepengurusan terjadi di penghujung 2019, dengan terbentuknya Munas I SPEED di Badung yang menghasilkan pimpinan baru, lalu meningkat lagi dengan pencatatan resmi organisasi di Kementerian Ketenagakerjaan pada 8 Januari 2021.

Menuju FSPEED: Perluasan Organisasi

Pada 9 Maret 2025, enam serikat pengemudi daring berdasarkan aplikasi berbeda membentuk deklarasi bersama dan menyatakan kepengurusan SPEED lama demisioner. Ke-6 serikat itu adalah:

  1. SPEED Gojek, Ketum : Evransyah
  2. SPEED Grab, Ketum : Taman Sri Surya
  3. SPEED Maxim, Ketum : Didin Saputra
  4. SPEED Shopee, Ketum : Pepen
  5. SPEED Lalamove, Ketum : Suhirto
  6. SPEED Indriver, Ketum : M Ikbal

Setiap serikat telah tercatat di Disnaker (Kementerian Ketenagakerjaan) antara Juli hingga Agustus 2025, menegaskan legitimasi organisasi masing-masing di ranah ketenagakerjaan nasional.

Pembentukan Federasi FSPEED

Momentum besar terjadi pada 1 Mei 2025, ketika keenam serikat aplikasi resmi bergabung dan membentuk Federasi Speed Serikat Pengemudi Daring Indonesia (FSPEED) di Jakarta. Inilah titik lahirnya federasi yang menyatukan seluruh pengemudi daring lintas platform sebagai satu gerakan perjuangan bersama.

Konsolidasi Organisasi & Kepengurusan Nasional

Kemudian dalam Munas I FSPEED diadakan pada 16 September 2025, yang menjadi panggung konsolidasi organisasi dan penetapan kepengurusan nasional. Selanjutnya, Rapat Majelis Nasional pada 21 September 2025 menetapkan struktur kepemimpinan FSPEED:

  • Presiden: Budiman
  • Deputi Presiden: Suhariyanto
  • Sekretaris Jenderal: Akmal Prasetyo

Organisasi ini kemudian juga dicatat secara resmi di Kementerian Ketenagakerjaan pada 6 Oktober 2025, memperkuat statusnya sebagai federasi pekerja yang sah secara hukum.

Rakernas: Memperkuat Arah Perjuangan


FSPEED terus memperkokoh konsolidasi internalnya melalui kegiatan strategis seperti Rakernas I FSPEED yang dihelat pada 17–18 Oktober 2025 di Bogor — langkah penting untuk menyusun arah perjuangan, strategi advokasi, serta penguatan organisasi secara nasional.

Perjalanan FSPEED bukan sekadar cerita organisasi biasa. Ia adalah representasi perjuangan kolektif para pengemudi daring — dari pertemuan awal, pembentukan serikat aplikasi, hingga bersatunya seluruh serikat menjadi federasi yang siap bersuara dan memperjuangkan hak serta kesejahteraan pekerja digital di Indonesia.


Comments

Popular posts from this blog

DPD FSPEED Depok Gelar Aksi Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Sumatera

DPD FSPEED Depok   Gelar Aksi Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Sumatera  Depok, 7 Desember 2025 - Sebagai bentuk kepedulian terhadap saudara-saudara sebangsa yang tertimpa musibah bencana alam di Sumatra, Federasi Serikat Pengemudi Daring Indonesia DPD Depok (DPD FSPEED Depok ) menggelar aksi penggalangan donasi selama sepekan, mulai dari 30 November hingga 7 Desember 2025. Kegiatan ini berlangsung di dua titik strategis, yakni Lampu Merah Margonda dan Cisalak, Depok . Dalam aksi ini, para pengemudi ojek yang tergabung dalam DPD FSPEED Depok  melakukan penggalangan dana langsung kepada pengguna jalan yang melintas di lampu merah (ngecrek), serta mengumpulkan pakaian layak pakai dari masyarakat. Seluruh hasil donasi dan pakaian yang terkumpul kemudian disalurkan melalui Lembaga Penyaluran Bantuan Bencana untuk Sumatera yang kemudian diteruskan kepada para korban bencana di Sumatra . Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh DPD FSPEED Depok , anta...

Tak Ada Kata Terlambat: Kisah Abdul Manaf, Ojol yang Raih Sarjana di Usia 52 Tahun

Di balik helm hijau dan jaket lusuh seorang pengemudi ojek daring, tersimpan kisah luar biasa tentang keteguhan hati, cinta keluarga, dan keyakinan bahwa pendidikan adalah jalan menuju martabat. Dialah Abdul Manaf , pria kelahiran Jombang, 5 April 1973 , yang akhirnya lulus sebagai Sarjana Ekonomi pada 15 September 2025 dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) GICI Business School Depok — setelah menempuh perjalanan pendidikan selama lebih dari dua dekade. Awal Perjuangan: Mimpi yang Sempat Terhenti Manaf mulai kuliah pada tahun 1998. Namun, nasib belum berpihak. Ia harus berpindah-pindah kampus karena tidak mampu membayar biaya kuliah . Beberapa kali mencoba peruntungan di kampus berbeda — STAI Al-Hikmah Jakarta , STIE Tunas Patria Depok , dan STAI Salahudin Alayubi Rawamangun — tapi semuanya hanya bertahan satu semester. “Bukan karena saya malas, tapi memang tak punya biaya. Saat anak mulai masuk sekolah dan kuliah, saya pilih berhenti dan fokus ke mereka,” ujarnya. Abdul Man...

FSpeed Berangkatkan Puluhan Ojol Mudik Gratis Rute Jakarta–Surabaya

Jakarta, 17 Maret 2026 — Federasi Serikat Pengemudi Daring (FSpeed) resmi memberangkatkan program Ojol Mudik Bareng FSpeed 2026 pada Selasa pagi (17/3). Kegiatan ini menjadi momen bersejarah karena merupakan kali pertama FSpeed mengadakan mudik gratis bagi anggotanya. Pemberangkatan dilakukan tepat pukul 10.00 WIB dari sekretariat FSpeed di depan Universitas Pancasila. Sebanyak 45 peserta yang terdiri dari pengemudi ojek online beserta keluarga tampak antusias mengikuti program ini. Perjalanan mudik menggunakan bus pariwisata dengan rute panjang dari Jakarta menuju Surabaya. Adapun jalur yang ditempuh melalui jalur selatan, melintasi: Cirebon, Purwokerto, Wates, Yogyakarta, Solo, Madiun, Mojokerto, Terminal Bungurasih Surabaya. Penanggung jawab kegiatan, Cang Tarman, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas terselenggaranya program ini. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras, serta dukungan dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesi...