Skip to main content

Pelatihan TikTok Afiliasi: Dari Nol Sampai Cuan, Ojol Siap Go Digital


Jakarta — Dalam upaya memperkuat pemberdayaan ekonomi perempuan di era digital, Bidang Pemberdayaan Perempuan Federasi Serikat Pengemudi Daring Indonesia (FSpeed) menyelenggarakan kegiatan Pelatihan TikTok Afiliasi untuk Pemula: Mulai dari 0 Sampai Cuan melalui media Zoom pada Ahad, 9 November 2025 jam 19.30 WIB.

Kegiatan ini ditujukan bagi para ojol perempuan anggota FSpeed dan komunitas lain yang ingin belajar menghasilkan penghasilan tambahan melalui program afiliasi TikTok. Dari 124 yang mendaftar melalui g-form, hadir hampir 70 orang peserta.

Pelatihan ini menjadi salah satu langkah strategis untuk membantu perempuan Indonesia beradaptasi dengan perkembangan ekonomi digital dan memanfaatkan potensi media sosial sebagai sumber penghasilan baru.

TikTok Afiliasi, Peluang Cuan Digital untuk Ojol Perempuan

Program TikTok Afiliasi saat ini menjadi tren baru di kalangan kreator konten karena memungkinkan siapa saja memperoleh komisi dari produk yang mereka promosikan. Melalui pelatihan ini, peserta diajarkan cara memulai dari dasar — mulai dari membuat akun afiliasi TikTok, memilih produk yang tepat, hingga membuat konten yang menarik dan berpotensi viral.

“Kami ingin perempuan, terutama para ojol dan keluarganya, memiliki keterampilan digital yang bisa langsung diterapkan untuk meningkatkan ekonomi keluarga,” ujar Sri Djuliati, Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan FSpeed dalam sambutannya.

Pada pelatihan ini FSpeed menggandeng produk Delfia sebagai salah satu brand yang menyediakan produk fashion. Karena trend pasar menunjukan produk fashion yang banyak dicari. 

Coach Syarif Hidayat sebagai praktisi yang langsung mengajarkan dari dasar, hingga para peserta mampu menjadi afiliator yang sukses.

Peserta Antusias, Langsung Praktik Bikin Konten

Suasana pelatihan berlangsung aktif dan menyenangkan. Setelah sesi teori, peserta langsung praktik membuat konten TikTok, lengkap dengan efek, caption, dan link afiliasi.

Bagi sebagian peserta yang baru pertama kali menggunakan TikTok, pengalaman ini membuka wawasan baru tentang peluang cuan digital yang bisa dilakukan dari rumah, tanpa modal besar.

“Ternyata bikin konten itu asyik dan bisa jadi sumber penghasilan. Saya jadi semangat untuk lanjut,” ujar salah satu peserta, seorang pengemudi perempuan dari komunitas ojol.

Beberapa peserta berhasil mengunggah video pertama mereka di TikTok dan memperoleh engagement positif hanya dalam waktu 24 jam. Hasil ini menunjukkan potensi besar dari pelatihan ini untuk mendorong kemandirian ekonomi perempuan di sektor informal.

Pemberdayaan Berkelanjutan Lewat Pendampingan Digital

Ditempat terpisah, Presiden FSpeed, Budiman Sudardi menyampaikan bahwa program kerja dari bidang pemberdayaan perempuan ini perlu diapresiasi, mengingat pelatihan yang sangat mudah diaplikasikan oleh para driver online yang kesehariannya akrab dengan gadget di tangan.

"Sukses untuk Bidang Pemberdayaan Perempuan, yang sudah pandai melihat peluang dalam memberdayakan para anggotanya agar memiliki tambahan pendapatan keluarganya." Ujar Presiden 

Pelatihan ini tidak berhenti pada satu kali pertemuan. Bidang Pemberdayaan Perempuan berencana membentuk komunitas pendampingan digital bagi para peserta, dengan kegiatan rutin seperti:

  • Mentoring konten TikTok setiap dua minggu sekali,
  • Tantangan konten bulanan dengan hadiah menarik,
  • Sesi berbagi pengalaman sukses afiliasi,
  • Dan pelatihan lanjutan seputar optimasi algoritma TikTok dan strategi pemasaran digital.

Langkah ini bertujuan menciptakan ekosistem belajar yang berkelanjutan dan mendukung perempuan agar semakin percaya diri di ruang digital.

Dari Jalan Raya ke Dunia Maya

Melalui pelatihan TikTok Afiliasi ini, para perempuan pengemudi daring kini memiliki peluang baru untuk berkreasi dan berpenghasilan tambahan di dunia digital.

Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen organisasi dalam mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan berbasis teknologi.

“Kami ingin perempuan pengemudi tidak hanya tangguh di jalan, tapi juga produktif di dunia digital. Dunia online membuka peluang yang luas jika kita mau belajar,” tutup Sri Djuliati

Pelatihan TikTok Afiliasi untuk Perempuan menjadi bukti nyata bahwa peluang ekonomi digital dapat diakses oleh siapa saja, termasuk pengemudi perempuan. Dengan semangat belajar dan dukungan yang berkelanjutan, mereka kini siap menjadi bagian dari generasi kreator digital yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing.




Comments

Popular posts from this blog

DPD FSPEED Depok Gelar Aksi Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Sumatera

DPD FSPEED Depok   Gelar Aksi Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Sumatera  Depok, 7 Desember 2025 - Sebagai bentuk kepedulian terhadap saudara-saudara sebangsa yang tertimpa musibah bencana alam di Sumatra, Federasi Serikat Pengemudi Daring Indonesia DPD Depok (DPD FSPEED Depok ) menggelar aksi penggalangan donasi selama sepekan, mulai dari 30 November hingga 7 Desember 2025. Kegiatan ini berlangsung di dua titik strategis, yakni Lampu Merah Margonda dan Cisalak, Depok . Dalam aksi ini, para pengemudi ojek yang tergabung dalam DPD FSPEED Depok  melakukan penggalangan dana langsung kepada pengguna jalan yang melintas di lampu merah (ngecrek), serta mengumpulkan pakaian layak pakai dari masyarakat. Seluruh hasil donasi dan pakaian yang terkumpul kemudian disalurkan melalui Lembaga Penyaluran Bantuan Bencana untuk Sumatera yang kemudian diteruskan kepada para korban bencana di Sumatra . Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh DPD FSPEED Depok , anta...

Tak Ada Kata Terlambat: Kisah Abdul Manaf, Ojol yang Raih Sarjana di Usia 52 Tahun

Di balik helm hijau dan jaket lusuh seorang pengemudi ojek daring, tersimpan kisah luar biasa tentang keteguhan hati, cinta keluarga, dan keyakinan bahwa pendidikan adalah jalan menuju martabat. Dialah Abdul Manaf , pria kelahiran Jombang, 5 April 1973 , yang akhirnya lulus sebagai Sarjana Ekonomi pada 15 September 2025 dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) GICI Business School Depok — setelah menempuh perjalanan pendidikan selama lebih dari dua dekade. Awal Perjuangan: Mimpi yang Sempat Terhenti Manaf mulai kuliah pada tahun 1998. Namun, nasib belum berpihak. Ia harus berpindah-pindah kampus karena tidak mampu membayar biaya kuliah . Beberapa kali mencoba peruntungan di kampus berbeda — STAI Al-Hikmah Jakarta , STIE Tunas Patria Depok , dan STAI Salahudin Alayubi Rawamangun — tapi semuanya hanya bertahan satu semester. “Bukan karena saya malas, tapi memang tak punya biaya. Saat anak mulai masuk sekolah dan kuliah, saya pilih berhenti dan fokus ke mereka,” ujarnya. Abdul Man...

FSpeed Berangkatkan Puluhan Ojol Mudik Gratis Rute Jakarta–Surabaya

Jakarta, 17 Maret 2026 — Federasi Serikat Pengemudi Daring (FSpeed) resmi memberangkatkan program Ojol Mudik Bareng FSpeed 2026 pada Selasa pagi (17/3). Kegiatan ini menjadi momen bersejarah karena merupakan kali pertama FSpeed mengadakan mudik gratis bagi anggotanya. Pemberangkatan dilakukan tepat pukul 10.00 WIB dari sekretariat FSpeed di depan Universitas Pancasila. Sebanyak 45 peserta yang terdiri dari pengemudi ojek online beserta keluarga tampak antusias mengikuti program ini. Perjalanan mudik menggunakan bus pariwisata dengan rute panjang dari Jakarta menuju Surabaya. Adapun jalur yang ditempuh melalui jalur selatan, melintasi: Cirebon, Purwokerto, Wates, Yogyakarta, Solo, Madiun, Mojokerto, Terminal Bungurasih Surabaya. Penanggung jawab kegiatan, Cang Tarman, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas terselenggaranya program ini. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras, serta dukungan dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesi...