Dialog Publik Bidang Jaminan Sosial Tenaga Kerja: Peran Serikat Pekerja dalam Optimalisasi Kepesertaan
Dialog Publik Bidang Jaminan Sosial Tenaga Kerja: Peran Serikat Pekerja dalam Optimalisasi Kepesertaan
Bandung – Pada hari Jumat hingga Sabtu, 28–29 November 2025, telah diselenggarakan kegiatan _Dialog Publik Bidang Jaminan Sosial Tenaga Kerja: Peran Serikat Pekerja dalam Optimalisasi Kepesertaan Jaminan Sosial Tenaga Kerja_ bertempat di Hotel Grand Cokro, Jl. Cihampelas No.211-217, Cipaganti, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Rapat Kerja Perhimpunan Pekerja Indonesia (PPI) Wilayah Jawa Barat yang bertujuan untuk memperkuat peran serikat pekerja dalam mendorong peningkatan kepesertaan jaminan sosial tenaga kerja, baik bagi pekerja formal maupun pekerja rentan.
Hadir dalam kegiatan ini Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Federasi Serikat Pengemudi Daring Indonesia (DPW FSPEED) Jawa Barat, Abdul Manaf, SE, serta Wakil Ketua DPW FSPEED Jawa Barat, Akmal Prasetyo, S.Pd.I. Dalam pernyataannya, Akmal menyampaikan bahwa jaminan sosial merupakan sarana perlindungan penting bagi para pekerja.
“Sebuah sarana perlindungan untuk para pekerja rentan dan formal dari segala kebijakan yang sangat merugikan. Semoga makin sukses tumbuh dan makin berkembang menjadi kekuatan luar biasa dan ikut dalam pengambilan kebijakan di pemerintah,” ujar Akmal.
Selain tokoh dari FSPEED, kegiatan ini juga dihadiri oleh Staf Khusus Kementerian Ketenagakerjaan, Indra, SH, MH, serta Pembina PPI Pusat, M. Rusdi. Kehadiran para tokoh ini memperkaya diskusi dan memperkuat sinergi antara pemerintah, serikat pekerja, dan organisasi masyarakat dalam memperjuangkan hak-hak pekerja.
Rangkaian acara meliputi sesi dialog publik, diskusi panel, serta rapat kerja internal PPI Wilayah Jawa Barat yang membahas strategi dan program kerja ke depan.
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antar pemangku kepentingan demi mewujudkan sistem jaminan sosial tenaga kerja yang inklusif dan berkeadilan.


Comments
Post a Comment