Skip to main content

Rapat DPR Soal RUU Ketenagakerjaan: Serikat Pengemudi Daring Hadir dari 'Fraksi Balkon'

Jakarta – Rapat Komisi IX DPR RI yang membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan pada Selasa, 23 September 2025, menjadi momentum bersejarah bagi para pengemudi daring. Mereka hadir sebagai "fraksi balkon," memberikan dukungan moral dan substansial bagi perwakilan organisasi serikat pekerja/buruh yang hadir.

Serikat Pengemudi Daring (Speed) hadir diwakili oleh Ketua Korwil Jakarta, Cang Tarman, dan Sekretaris Korwil Jakarta, Evi Darwis. Kehadiran mereka tak hanya sekadar formalitas. Dalam agenda yang berlangsung di Ruang Rapat Komisi IX DPR RI, Gedung Nusantara I, mereka menjadi saksi dan pendukung utama perjuangan agar Driver Online masuk dalam pembahasan RUU.

"Kami bersama elemen lain hadir dalam rangka mendukung penuh perwakilan  organisasi serikat pekerja/buruh dalam memperjuangkan agar hak dan perlindungan pengemudi daring secara eksplisit dimasukkan dalam RUU Ketenagakerjaan", Ujar Cang Tarman.

Menurutnya kehadiran Speed dan elemen lain sangat krusial. Memberikan support, dan mengingatkan yang hadir agar kami para driver online tidak terlupakan. 

Selama ini, status hukum pengemudi daring masih abu-abu, berada di persimpangan antara mitra kerja dan pekerja. Hal ini menyebabkan mereka rentan terhadap pemutusan hubungan kerja sepihak, tidak mendapat jaminan sosial, dan minimnya perlindungan saat berhadapan dengan masalah di jalan.

Dalam rapat tersebut, Speed mendorong agar DPR mempertimbangkan pandangan mereka, terutama terkait:

  • Perlindungan hukum dan jaminan sosial: Pengemudi daring harus mendapatkan hak yang sama seperti pekerja formal, termasuk BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan.
  • Hubungan kerja yang jelas: Mendorong agar regulasi mendefinisikan hubungan antara platform dan pengemudi sebagai hubungan kerja, bukan sekadar kemitraan.
  • Penetapan tarif dan upah: Perlunya regulasi yang memastikan tarif layak dan skema insentif yang transparan dan adil.

Dengan mengusung isu-isu ini, Speed berharap suara pengemudi daring tidak lagi terpinggirkan. Kehadiran mereka di DPR, meski hanya sebagai peninjau, adalah bukti nyata bahwa perjuangan untuk mendapatkan keadilan dan pengakuan sebagai bagian dari ekosistem ketenagakerjaan terus berlanjut. Ini adalah langkah maju yang signifikan, menunjukkan bahwa isu pengemudi daring kini mendapat sorotan di tingkat legislatif.


Comments

Popular posts from this blog

DPD FSPEED Depok Gelar Aksi Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Sumatera

DPD FSPEED Depok   Gelar Aksi Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Sumatera  Depok, 7 Desember 2025 - Sebagai bentuk kepedulian terhadap saudara-saudara sebangsa yang tertimpa musibah bencana alam di Sumatra, Federasi Serikat Pengemudi Daring Indonesia DPD Depok (DPD FSPEED Depok ) menggelar aksi penggalangan donasi selama sepekan, mulai dari 30 November hingga 7 Desember 2025. Kegiatan ini berlangsung di dua titik strategis, yakni Lampu Merah Margonda dan Cisalak, Depok . Dalam aksi ini, para pengemudi ojek yang tergabung dalam DPD FSPEED Depok  melakukan penggalangan dana langsung kepada pengguna jalan yang melintas di lampu merah (ngecrek), serta mengumpulkan pakaian layak pakai dari masyarakat. Seluruh hasil donasi dan pakaian yang terkumpul kemudian disalurkan melalui Lembaga Penyaluran Bantuan Bencana untuk Sumatera yang kemudian diteruskan kepada para korban bencana di Sumatra . Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh DPD FSPEED Depok , anta...

FSpeed Berangkatkan Puluhan Ojol Mudik Gratis Rute Jakarta–Surabaya

Jakarta, 17 Maret 2026 — Federasi Serikat Pengemudi Daring (FSpeed) resmi memberangkatkan program Ojol Mudik Bareng FSpeed 2026 pada Selasa pagi (17/3). Kegiatan ini menjadi momen bersejarah karena merupakan kali pertama FSpeed mengadakan mudik gratis bagi anggotanya. Pemberangkatan dilakukan tepat pukul 10.00 WIB dari sekretariat FSpeed di depan Universitas Pancasila. Sebanyak 45 peserta yang terdiri dari pengemudi ojek online beserta keluarga tampak antusias mengikuti program ini. Perjalanan mudik menggunakan bus pariwisata dengan rute panjang dari Jakarta menuju Surabaya. Adapun jalur yang ditempuh melalui jalur selatan, melintasi: Cirebon, Purwokerto, Wates, Yogyakarta, Solo, Madiun, Mojokerto, Terminal Bungurasih Surabaya. Penanggung jawab kegiatan, Cang Tarman, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas terselenggaranya program ini. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras, serta dukungan dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesi...

Kabar Gembira Buat Ojol! Perpres 27 Tahun 2026 Resmi Terbit Potongan Resmi Tinggal 8 Persen

Federasi Serikat Pengemudi Daring Indonesia Gelar Doa Bersama Sambut Perpres Nomor 27 Tahun 2026 untuk Ojol Jakarta, 11 Mei 2026 — Kabar gembira datang bagi jutaan pengemudi ojek online (ojol) di seluruh Indonesia. Pemerintah resmi menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 yang mengatur batas maksimal potongan komisi aplikator menjadi hanya 8 persen. Melalui aturan tersebut, para pengemudi ojol disebut akan menerima hingga 92 persen pendapatan dari total perjalanan mereka. Kebijakan ini dinilai sebagai tonggak sejarah baru dalam perjuangan kesejahteraan pengemudi online di Indonesia. Sebagai bentuk rasa syukur atas terbitnya regulasi tersebut, dipimpin Deputy Presiden Federasi Serikat Pengemudi Daring Indonesia (FSPEED) menggelar kegiatan Doa Bersama Ojol pada Minggu, 10 Mei 2026 pagi di Kedai Kopi Besok Pagi, Jakarta. Di tempat terpisah, Presiden Federasi Serikat Pengemudi Daring, Bang Budiman menyampaikan rasa syukur atas Perpres No 27 ini. Menurutnya salah satu ...