JAKARTA – Serikat Pengemudi Daring (Speed) menjadi salah satu organisasi yang antusias menyambut kedatangan kembali rombongan Delegasi Buruh RI yang dipimpin oleh Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Moh. Jumhur Hidayat. Rombongan tersebut tiba di tanah air pada Senin petang, 16 Juni 2025, usai mengikuti Konferensi Buruh Internasional (International Labour Conference/ILC) selama dua pekan di Jenewa, Swiss.
Kehadiran Speed dalam penyambutan ini dipimpin langsung oleh Ketua Harian Speed, Abah Yanto, bersama puluhan anggotanya. Turut hadir pula Ketua Koordinator Wilayah (Korwil) Speed Banten, Bang Darman, menunjukkan dukungan penuh dari para pengemudi daring.
Abah Yanto menjelaskan alasan utama partisipasi Speed dalam penyambutan ini. "Jumhur dan rombongan sudah menyuarakan status ojol yang penuh eksploitasi pada konferensi buruh internasional," ungkap Abah Yanto. Ia menambahkan bahwa menurut Jumhur, "100 persen buruh di dunia minta ojol dimerdekakan jadi pekerja."
Penyambutan ini menjadi simbol harapan besar bagi para pengemudi daring di Indonesia. Dengan disuarakannya isu eksploitasi ojol di kancah internasional, Speed berharap pemerintah Indonesia dapat segera menindaklanjuti semangat yang telah digaungkan di Jenewa.
"Harapannya, pemerintah segera menindaklanjuti semangat buruh internasional di Jenewa tentang perubahan status ojol di Indonesia," tegas Abah Yanto. Harapan ini mencerminkan keinginan kuat dari komunitas pengemudi daring untuk mendapatkan pengakuan sebagai pekerja, bukan hanya mitra, demi meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan hak-hak mereka. (/bds)



Comments
Post a Comment