Serikat Pengemudi Daring (Speed) Ikut dalam Aksi Solidaritas Palestina di Depan Kantor ILO dan Kedubes AS
Jakarta - Ratusan anggota Serikat Pengemudi Daring (Speed) turut serta dalam aksi unjuk rasa yang diorganisir oleh Aliansi Buruh Indonesia Anti Perang dan Penjajahan di Jakarta pada hari Kamis, 15 Mei 2025. Aksi yang melibatkan berbagai Konfederasi dan Federasi Serikat Pekerja-Serikat Buruh serta pengemudi ojek daring (ojol) ini dimulai pukul 10.00 WIB di depan kantor Organisasi Buruh Internasional (ILO) Jakarta, sebelum melanjutkan long march menuju Kedutaan Besar Amerika Serikat.
Pantauan di lokasi menunjukkan, lebih dari seratus anggota Speed, baik pria maupun wanita, hadir dengan semangatSolidaritas yang tinggi. Mereka datang dari berbagai wilayah, termasuk perwakilan Speed dari Kota Surabaya dan Sukabumi, menunjukkan cakupan kepedulian yang luas terhadap isu Palestina.
Budiman, Koordinator Speed, dalam orasinya di depan Kedubes AS menyampaikan betapa pentingnya bagi seluruh elemen masyarakat, termasuk pengemudi daring, untuk terus menyuarakan penghentian perang di Palestina. "Peperangan hanya akan menyisakan penderitaan mendalam bagi rakyat Palestina. Suara kita adalah bentuk dukungan nyata bagi kemanusiaan," ujarnya dengan lantang.
Pudji Rianto, Speed Surabaya menegaskan, dirinya beserta beberapa anggota Speed jauh-jauh hadir ke Jakarta ikut aksi ini karena panggilan nurani. "Kalau bukan karena kecintaan kepada saudara kita di Palestina, maka tidak mungkin kami hadir disini" Pungkas Pudji.
Aksi ini tidak hanya ditujukan untuk mengutuk perang imperialisme, tetapi juga sebagai bentuk kritik terhadap Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Aliansi Buruh Indonesia menilai bahwa PBB belum mampu menunjukkan efektivitas dalam menyelesaikan konflik berkepanjangan di Palestina. Mereka berpendapat bahwa hak veto yang dimiliki oleh beberapa anggota Dewan Keamanan PBB menjadi penghalang utama bagi terciptanya keadilan dan perdamaian dunia.
Dalam aksi yang berlangsung selama empat jam tersebut, Aliansi Buruh Indonesia menyampaikan serangkaian tuntutan yang jelas dan tegas, yaitu:
- Menghentikan segala bentuk perang dan menciptakan perdamaian dunia yang berkelanjutan.
- Menghentikan genosida di Gaza, Palestina, dan menyatakan dukungan penuh kaum buruh Indonesia terhadap kemerdekaan rakyat Palestina.
- Menghapuskan hak veto di Dewan Keamanan PBB demi terciptanya keadilan global.
- Menuntut dan mendesak pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk mengambil peran aktif dalam membela hak-hak rakyat dan bangsa Palestina serta mewujudkan ketertiban dunia yang berlandaskan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.
- Menyerukan kepada seluruh kaum buruh Indonesia dan dunia, serta masyarakat internasional untuk memperkuat persatuan dan solidaritas dalam mendukung perjuangan kemerdekaan rakyat Palestina.
- Menuntut diakhirinya pendudukan militer di Palestina dan menolak segala bentuk perang serta penjajahan di muka bumi.
Aksi long march dari kantor ILO menuju Kedutaan Besar Amerika Serikat menjadi simbol pergerakan dan keteguhan sikap Aliansi Buruh Indonesia, termasuk Speed, dalam menyampaikan aspirasi mereka kepada pihak-pihak yang dianggap memiliki pengaruh besar dalam isu internasional ini. Keikutsertaan Serikat Pengemudi Daring dalam aksi ini semakin memperkuat pesan solidaritas dari berbagai elemen masyarakat Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina. (/bds)

Comments
Post a Comment