Skip to main content

Perjuangan Kemenaker untuk Ojol: Staf Khusus Indra Temui Pengemudi Daring di Cirebon


Cirebon, 24 Mei 2025 – Serikat Pengemudi Daring Cirebon (Speed Cirebon) mendapatkan kehormatan besar dengan kehadiran Staf Khusus Kementerian Ketenagakerjaan RI, Indra, MH, dalam acara konsolidasi dan diskusi publik bertema "Diskusi Publik Ketenagakerjaan Ojek Online". Acara yang berlangsung meriah pada Sabtu, 24 Mei 2025, mulai pukul 08.00 hingga selesai, bertempat di Gedung Serbaguna Kecamatan Sumber, Cirebon, Jawa Barat.

Kehadiran Staf Khusus Kemenaker ini menjadi momen yang sangat spesial bagi para pengemudi daring di Cirebon. Bang Indra, demikian sapaan akrabnya, menyampaikan berbagai upaya dan perjuangan Kemenaker dalam melindungi dan meningkatkan kesejahteraan para ojol. Ia menyoroti beberapa poin penting, seperti Bantuan Hari Raya, perumusan dan dorongan terhadap regulasi payung hukum, serta jaminan sosial bagi para pekerja ojek online.

Dihadapan puluhan ojol, Bang Indra secara khusus menyoroti bahwa regulasi yang ada saat ini baru sebatas bersifat imbauan bagi para aplikator untuk mengikutsertakan pekerjanya dalam perlindungan jaminan sosial. Menurutnya, idealnya untuk menjamin para pekerja ojol mampu bekerja dengan maksimal dan sejahtera, dibutuhkan regulasi yang bersifat wajib. Hal ini penting untuk memastikan adanya kepastian perlindungan bagi seluruh pengemudi daring.

Kordinator Daerah (Korda) Speed Cirebon, Bang Nur, mengungkapkan rasa terkejut dan senang atas kunjungan Bang Indra ke Cirebon. "Kami sangat senang dan surprise Bang Indra bisa berkunjung ke Cirebon dan bertemu langsung dengan para ojol di sini," ujar Bang Nur. Ia menambahkan bahwa informasi seputar ojol dapat langsung didengar dari orang terdekat di lingkungan Kementerian, sehingga pemahaman mengenai isu-isu ketenagakerjaan bagi ojol menjadi lebih akurat dan komprehensif.

Pertemuan ini tidak hanya dihadiri oleh Staf Khusus Kemenaker dan perwakilan Speed Cirebon, tetapi juga oleh para pemerhati ojol di Cirebon, seperti Mas Jun (H Junaedi) dan Mas Nurkholis (aktifis pekerja). Diskusi yang hangat dan interaktif diharapkan mampu menjadi jembatan antara aspirasi para pengemudi daring dengan pemangku kebijakan, demi terciptanya ekosistem kerja yang lebih adil dan sejahtera bagi para ojol di Indonesia. (/bds)







Comments

Popular posts from this blog

DPD FSPEED Depok Gelar Aksi Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Sumatera

DPD FSPEED Depok   Gelar Aksi Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Sumatera  Depok, 7 Desember 2025 - Sebagai bentuk kepedulian terhadap saudara-saudara sebangsa yang tertimpa musibah bencana alam di Sumatra, Federasi Serikat Pengemudi Daring Indonesia DPD Depok (DPD FSPEED Depok ) menggelar aksi penggalangan donasi selama sepekan, mulai dari 30 November hingga 7 Desember 2025. Kegiatan ini berlangsung di dua titik strategis, yakni Lampu Merah Margonda dan Cisalak, Depok . Dalam aksi ini, para pengemudi ojek yang tergabung dalam DPD FSPEED Depok  melakukan penggalangan dana langsung kepada pengguna jalan yang melintas di lampu merah (ngecrek), serta mengumpulkan pakaian layak pakai dari masyarakat. Seluruh hasil donasi dan pakaian yang terkumpul kemudian disalurkan melalui Lembaga Penyaluran Bantuan Bencana untuk Sumatera yang kemudian diteruskan kepada para korban bencana di Sumatra . Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh DPD FSPEED Depok , anta...

Tak Ada Kata Terlambat: Kisah Abdul Manaf, Ojol yang Raih Sarjana di Usia 52 Tahun

Di balik helm hijau dan jaket lusuh seorang pengemudi ojek daring, tersimpan kisah luar biasa tentang keteguhan hati, cinta keluarga, dan keyakinan bahwa pendidikan adalah jalan menuju martabat. Dialah Abdul Manaf , pria kelahiran Jombang, 5 April 1973 , yang akhirnya lulus sebagai Sarjana Ekonomi pada 15 September 2025 dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) GICI Business School Depok — setelah menempuh perjalanan pendidikan selama lebih dari dua dekade. Awal Perjuangan: Mimpi yang Sempat Terhenti Manaf mulai kuliah pada tahun 1998. Namun, nasib belum berpihak. Ia harus berpindah-pindah kampus karena tidak mampu membayar biaya kuliah . Beberapa kali mencoba peruntungan di kampus berbeda — STAI Al-Hikmah Jakarta , STIE Tunas Patria Depok , dan STAI Salahudin Alayubi Rawamangun — tapi semuanya hanya bertahan satu semester. “Bukan karena saya malas, tapi memang tak punya biaya. Saat anak mulai masuk sekolah dan kuliah, saya pilih berhenti dan fokus ke mereka,” ujarnya. Abdul Man...

FSpeed Berangkatkan Puluhan Ojol Mudik Gratis Rute Jakarta–Surabaya

Jakarta, 17 Maret 2026 — Federasi Serikat Pengemudi Daring (FSpeed) resmi memberangkatkan program Ojol Mudik Bareng FSpeed 2026 pada Selasa pagi (17/3). Kegiatan ini menjadi momen bersejarah karena merupakan kali pertama FSpeed mengadakan mudik gratis bagi anggotanya. Pemberangkatan dilakukan tepat pukul 10.00 WIB dari sekretariat FSpeed di depan Universitas Pancasila. Sebanyak 45 peserta yang terdiri dari pengemudi ojek online beserta keluarga tampak antusias mengikuti program ini. Perjalanan mudik menggunakan bus pariwisata dengan rute panjang dari Jakarta menuju Surabaya. Adapun jalur yang ditempuh melalui jalur selatan, melintasi: Cirebon, Purwokerto, Wates, Yogyakarta, Solo, Madiun, Mojokerto, Terminal Bungurasih Surabaya. Penanggung jawab kegiatan, Cang Tarman, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas terselenggaranya program ini. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras, serta dukungan dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesi...