Skip to main content

Budiman Sudardi, Kornas Speed: Ojol Mending Ngopi Dari Pada Bayar Iuran BPJS Ketenagakerjaan ?


Jakarta Selatan - Koordinator Nasional Serikat Pengemudi Daring (Speed), Budiman Sudardi, menjadi salah satu narasumber dalam Diskusi Publik yang mengangkat tema krusial "Quo Vadis Ojek Online, Status, Perlindungan dan Masa Depan". Acara yang diselenggarakan pada Kamis, 8 Mei 2025, di Plaza BP Jamsostek Lantai 6, Jakarta Selatan, ini dihadiri oleh ratusan peserta yang terdiri dari pengemudi ojek online (ojol), perwakilan serikat pekerja, akademisi, dan pemerintah.

Dalam kesempatan tersebut, Budiman Sudardi menekankan urgensi adanya pihak yang bertanggung jawab dalam memberikan jaminan sosial yang layak bagi para pengemudi ojol, khususnya melalui program BPJS Ketenagakerjaan. Ia menyampaikan bahwa beban iuran BPJS Ketenagakerjaan saat ini terasa berat bagi para pengemudi ojol. Kalo hanya diserahkan kepada ojol maka teman-teman lebih memilih untuk beli kopi daripada bayar iuran.

"Kehadiran negara sangat diperlukan untuk memberikan mandat kepada aplikator agar memiliki tanggung jawab menanggung iuran jaminan sosial bagi para pengemudi," tegas Budiman Sudardi di hadapan para peserta.

Lebih lanjut, Budiman Sudardi juga menyuarakan tuntutan mendasar dari para pengemudi ojol terkait payung hukum yang jelas serta kejelasan status kemitraan mereka dengan perusahaan aplikasi. Menurutnya, ketidakjelasan status ini seringkali menjadi sumber ketidakadilan dan minimnya perlindungan bagi para pekerja di sektor transportasi daring ini.

Diskusi publik ini dihadiri oleh sekitar 150 anggota Speed yang datang dari berbagai wilayah di Jabodetabek. Antusiasme para pengemudi ojol terlihat jelas dalam mengikuti jalannya diskusi dan menyampaikan aspirasi mereka. Selain anggota Speed, acara ini juga dihadiri oleh hampir 500 peserta lainnya yang memiliki perhatian terhadap isu ojek online.

Selain Budiman Sudardi, diskusi ini juga menghadirkan narasumber kompeten lainnya, yaitu Prof. Heru Susetyo, S.H,M.H (Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia), Bp. Indra, SH, MH (Staf Khusus Kementerian Ketenagakerjaan RI), dan Ibu Lily Pujiati (Ketua Umum Serikat Pekerja Angkutan Indonesia - SPAI) dan C. Heru Widianto (Direktur K PPHI Kemnaker) sebagai moderator. Kehadiran para ahli dan perwakilan pemerintah ini diharapkan dapat memberikan perspektif yang komprehensif dan solutif terkait permasalahan yang dihadapi oleh para pengemudi ojol.

Acara yang berlangsung dari pukul 08.30 hingga 12.00 WIB ini menjadi wadah penting bagi para pengemudi ojol untuk menyuarakan aspirasi mereka secara langsung kepada para pemangku kepentingan. Diharapkan, hasil dari diskusi publik ini dapat menjadi masukan berharga bagi pemerintah dan perusahaan aplikasi dalam merumuskan kebijakan yang lebih adil dan memberikan perlindungan sosial yang memadai bagi para pengemudi ojek online di Indonesia. Tuntutan akan payung hukum dan jaminan sosial yang lebih baik bagi para pahlawan jalanan ini terus bergema, menanti respons nyata dari pihak-pihak terkait. (/bds)



Comments

Popular posts from this blog

DPD FSPEED Depok Gelar Aksi Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Sumatera

DPD FSPEED Depok   Gelar Aksi Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Sumatera  Depok, 7 Desember 2025 - Sebagai bentuk kepedulian terhadap saudara-saudara sebangsa yang tertimpa musibah bencana alam di Sumatra, Federasi Serikat Pengemudi Daring Indonesia DPD Depok (DPD FSPEED Depok ) menggelar aksi penggalangan donasi selama sepekan, mulai dari 30 November hingga 7 Desember 2025. Kegiatan ini berlangsung di dua titik strategis, yakni Lampu Merah Margonda dan Cisalak, Depok . Dalam aksi ini, para pengemudi ojek yang tergabung dalam DPD FSPEED Depok  melakukan penggalangan dana langsung kepada pengguna jalan yang melintas di lampu merah (ngecrek), serta mengumpulkan pakaian layak pakai dari masyarakat. Seluruh hasil donasi dan pakaian yang terkumpul kemudian disalurkan melalui Lembaga Penyaluran Bantuan Bencana untuk Sumatera yang kemudian diteruskan kepada para korban bencana di Sumatra . Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh DPD FSPEED Depok , anta...

Tak Ada Kata Terlambat: Kisah Abdul Manaf, Ojol yang Raih Sarjana di Usia 52 Tahun

Di balik helm hijau dan jaket lusuh seorang pengemudi ojek daring, tersimpan kisah luar biasa tentang keteguhan hati, cinta keluarga, dan keyakinan bahwa pendidikan adalah jalan menuju martabat. Dialah Abdul Manaf , pria kelahiran Jombang, 5 April 1973 , yang akhirnya lulus sebagai Sarjana Ekonomi pada 15 September 2025 dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) GICI Business School Depok — setelah menempuh perjalanan pendidikan selama lebih dari dua dekade. Awal Perjuangan: Mimpi yang Sempat Terhenti Manaf mulai kuliah pada tahun 1998. Namun, nasib belum berpihak. Ia harus berpindah-pindah kampus karena tidak mampu membayar biaya kuliah . Beberapa kali mencoba peruntungan di kampus berbeda — STAI Al-Hikmah Jakarta , STIE Tunas Patria Depok , dan STAI Salahudin Alayubi Rawamangun — tapi semuanya hanya bertahan satu semester. “Bukan karena saya malas, tapi memang tak punya biaya. Saat anak mulai masuk sekolah dan kuliah, saya pilih berhenti dan fokus ke mereka,” ujarnya. Abdul Man...

FSpeed Berangkatkan Puluhan Ojol Mudik Gratis Rute Jakarta–Surabaya

Jakarta, 17 Maret 2026 — Federasi Serikat Pengemudi Daring (FSpeed) resmi memberangkatkan program Ojol Mudik Bareng FSpeed 2026 pada Selasa pagi (17/3). Kegiatan ini menjadi momen bersejarah karena merupakan kali pertama FSpeed mengadakan mudik gratis bagi anggotanya. Pemberangkatan dilakukan tepat pukul 10.00 WIB dari sekretariat FSpeed di depan Universitas Pancasila. Sebanyak 45 peserta yang terdiri dari pengemudi ojek online beserta keluarga tampak antusias mengikuti program ini. Perjalanan mudik menggunakan bus pariwisata dengan rute panjang dari Jakarta menuju Surabaya. Adapun jalur yang ditempuh melalui jalur selatan, melintasi: Cirebon, Purwokerto, Wates, Yogyakarta, Solo, Madiun, Mojokerto, Terminal Bungurasih Surabaya. Penanggung jawab kegiatan, Cang Tarman, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas terselenggaranya program ini. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras, serta dukungan dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesi...