FSpeed Gedor Pemerintah: Negara Harus Hadir Lindungi Pengemudi dan Kurir Online!
Tangerang ;Serikat pengemudi online tak lagi diam. Federasi Serikat Pengemudi Online Indonesia (FSpeed) turun gelanggang dalam forum strategis penyusunan kebijakan jaminan sosial bagi pengemudi dan kurir online, yang digelar Kamis–Jumat, 18–19 Desember 2025, di Hotel Yasmin, Karawaci, Kabupaten Tangerang, Banten.
Forum ini bukan sekadar diskusi. Ini adalah panggung penentu arah perlindungan sosial bagi jutaan pekerja platform di sektor transportasi dan logistik. Diselenggarakan oleh Direktorat Jaminan Sosial Tenaga Kerja dan Fasilitasi Kesejahteraan Pekerja, Kementerian Ketenagakerjaan RI, acara ini menjadi ajang penting untuk menegaskan: negara tak boleh abai terhadap nasib para pekerja non-upahan.
FSpeed hadir dengan barisan pengurus pusat yang siap menyuarakan aspirasi:
- Suharyanto – Wakil Presiden FSpeed
- Akmal Prasetyo – Sekretaris Jenderal FSpeed
- Tarman Srisurya – Hubungan Antar Lembaga
- Didin W.S. – Advokasi dan Hukum
“Kami datang bukan untuk basa-basi. Kami ingin jaminan sosial yang nyata, bukan janji di atas kertas,” tegas Suharyanto dalam sesi diskusi.
Kehadiran FSpeed menjadi simbol perlawanan terhadap ketidakpastian status kerja para pengemudi dan kurir online. Mereka menuntut pengakuan dan perlindungan di bawah skema Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi Pekerja Bukan Penerima Upah (BPU)—bukan sekadar label ‘mitra’ yang tak menjamin apa-apa.
Di tengah derasnya arus digitalisasi, FSpeed mengingatkan: jangan biarkan pekerja platform jadi korban sistem yang tak berpihak. Negara harus hadir, bukan sekadar mengamati.
(Dok: FSPEED)


Comments
Post a Comment