Sukabumi – Serikat Pengemudi Daring (Speed) menyalurkan dana talikasih kepada Moh. Umar Amarudin, pengemudi ojek online asal Cikidang, Kabupaten Sukabumi, yang menjadi korban luka dalam kerusuhan di Jakarta.
Bantuan diserahkan langsung oleh Irfan, Koordinator Daerah Speed Kota Sukabumi, bersama Ade Kosasih, Koordinator Daerah Speed Kabupaten Sukabumi, dan Mudian, Bendahara Speed Kab Sukabumi, disaksikan oleh Bapak Suhendra Kepala Desa Cikadang. Menurut Irfan, dukungan ini merupakan bentuk solidaritas dari rekan-rekan sesama driver ojol.
“Kehadiran kami adalah wujud keprihatinan atas musibah yang dialami Bang Umar. Semoga lekas pulih dan bisa kembali beraktivitas seperti sedia kala,” ujar Irfan.
Dana talikasih tersebut berasal dari hasil gotong-royong para anggota Speed yang menyisihkan sebagian penghasilannya, serta beberapa pihak yang prihatini akan kondisi ojol.
Suhendra Kepala Desa Cikadang mengapresiasi langkah teman-teman ojol yang tergabung dalam Speed. Ditengah sulitnya ekonomi masih peduli dengan penderitaan sesama, khususnya buat Umar warga desanya.
Di kesempatan terpisah, Budiman Sudardi, Koordinator Nasional Speed, menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya dua pengemudi ojol dalam peristiwa berbeda. Mereka adalah Affan Kurniawan (Jakarta) yang wafat terlindas kendaraan taktis Brimob, serta Rusdamdiansyah alias Dandi (Makassar) yang meninggal dunia akibat pengeroyokan saat aksi massa.
Budiman juga turut mendoakan kesembuhan Umar yang masih dalam masa pemulihan. Ia menegaskan perlunya penanganan serius, baik dari sisi hukum maupun pemulihan sosial-ekonomi korban.
“Proses hukum yang adil harus ditegakkan. Selain itu, pemulihan psikologis dan ekonomi perlu diberikan, karena rekan-rekan ojol yang menjadi korban adalah tulang punggung keluarga,” tegasnya.
Moh. Umar Amarudin, seorang pengemudi ojek online (ojol) asal Desa Cikidang, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, menjadi salah satu korban luka serius dalam kericuhan aksi unjuk rasa di Jakarta pada Kamis malam, 28 Agustus 2025.
Comments
Post a Comment